Sabtu, 22 Oktober 2011

Pengertian Ilmu Budaya Dasar



1.      Pengertian Ilmu Budaya Dasar (IBD)

·        Pengertian ilmu
Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu
·         Pengertian budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
·        Ruang Lingkup IBD
Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
1.Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
2.Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
3.Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
1.Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
4.menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan
Sumber : http://massofa.wordpress.com/2008/10/21/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup-ilmu-budaya-dasar/

Rabu, 19 Oktober 2011

everything is you ♥

ah gila.... ini kedua kalinya gue ngerasa nyaman sama seseorang.yap! he's @NjanSkylerz
orang yang bener-bener bikin hidup gue semangat lagi setelah bertahun-tahun terikat sama suatu hubungan yang gak jelas.
tapi semenjak ada dia gue jadi bener-bener ngerasa hidup, dia ngajarin gue gimana bersikap dewasa, gak egois, gak cengeng. satu kata yang dia ucapin yang bisa bikin hati gue meleleh "kalo suatu saat nanti aku percaya akan Tuhan, berarti kamu adalah orang yang dikirim Tuhan buat aku"
yatuhaaaan.. itu kata2 enjleb banget.
kalo boleh minta 1 permintaan, gue cuma mau ngabisin hidup gue sama dia.
walaupun gue tau itu ga mungkin, dan cuma khayalan aja.

*kita jalanin aja yah hubungan ini sayang, kita sama-sama belajar buat engga rasis. dan sebisa mungkin jaga hubungan ini . love you enjan :*

 

Jumat, 14 Oktober 2011


If I had to live my life without you near me

The days would all be empty

The nights would seem so long

With you I see forever oh so clearly

I might have been in love before

But it never felt this strong


Our dreams are young

And we both know they'll take us

Where we want to go



Hold me now

Touch me now

I don't want to live without you



Nothing's gonna change my love for you

You ought know by now how much I love you

One thing you can be sure of

I'll never ask for more than your love


 
Nothing's gonna change my love for you

You ought know by now how much I love you

The world may change my whole life through

But nothing's gonna change my love for you


If the road ahead is not so easy,

Our love will lead the way for us

Like a guiding star

I'll be there for you if you should need me

You don't have to change a thing

I love you just the way you are

So come with me and share the view

I'll help you see forever too

Senin, 19 September 2011

Kisah Cinta Segitiga Bumi, Bulan dan Matahari

Alkisah, pada zaman dahulu, jauh sebelum zaman purba dimulai, Sang Pencipta menciptakan ‘makhluk’ bernama Ratu Bumi Pertiwi, yang begitu cantik dengan gaun hijau menjuntai, warna matanya yang bening, mahkota dan sepatu yang terbuat dari emas putih menghiasi tubuhnya yang indah dan suci, sehingga setiap mata yang memandang pasti sangat terpesona dengan keindahan yang diberikan pencipta kepada Bumi Pertiwi. Lalu Sang Pencipta menciptakan Raja Bulano dan Raja Mataharing yang ditugaskan untuk melayani dan menjaga Bumi Pertiwi agar tetap terjaga keindahan dan kesuciannya.
Raja Bulano dan Raja Mataharing adalah mahluk yang sangat gagah, mereka diberikan keistimewaan yang berbeda dalam melayani Bumi Pertiwi. Bulano memiliki keahlian dalam bidang Fashion seperti Ivan Gunawan, sorot mata teduh dan mendinginkan perasaan gelisah sehingga Bumi sering curhat setiap malam kepadanya, sedangkan Mataharing memiliki keahlian motivator dan penyemangat mirip Mario Teguh, pribadinya tegas dan selalu berapi-api, sorot matanya tajam sehingga memberikan kehangatan kepada Bumi dan menjadi asisten dalam setiap pekerjaan Bumi. Dengan kelebihan masing-masing ini, Bumi sangat bergantung kepada keduanya.
Singkat cerita…….. (namanya juga cerita pendek …..hehehe [pen] )
Lama-kelamaan, eehh… gak taunya, si Bulano dan Mataharing jadi naksir dengan Bumi.
Pada saat malam tiba, si Bulano yang sangat melankolis dan romantis datang dan memberikan bunga yang sangat indah dan menawan hati, diambil dari tempat yang sangat jauh dan hanya Bulano yang tahu dimana tempat bunga itu tumbuh. Rencananya mau nembak Bumi Pertiwi.
“Met malam Bumi…. ” Kata Bulano dengan lembut seraya memberikan seikat bunga yang dibawanya.
“Met malam juga…” balas Bumi dengan manja dan cute. “wow.. bunga yang bagus, bunga apa ini say…?” Tanya Bumi penasaran.
“Namanya Bunga Tidur, ini khusus untukmu dinda..” Bulano sumringah, karena yakin akan diterima cintanya.
Pada saat Bulano ingin mengutarakan rasa cintanya kepada Bumi Pertiwi, tanpa disangka-sangka datanglah Mataharing, ternyata Mataharing sudah tau rencana Bulano untuk ‘nembak’ Bumi Pertiwi. Bulano jadi marah karena dihalangi niatnya oleh Mataharing (Gerhana Bulan).
“Hei Mataharing, ngapain kamu datang malem-malem gini ??, Bumi udah waktunya istirahat, dan tugaskulah yang menjaganya.” Bulano jengkel
Gak mau kalah Mataharing berang “Sori Lan, bukannya mau ganggu, tapi aku kesini mau mengambil kembali Bunga Tidur yang kau curi dariku..”
“enak aja, bagaimana bisa bunga ini kau klaim sebagai milik mu?” ..
“ Hei Bulano, kau tidak tau diri, kau ambil bunga itu disiang hari (gerhana Matahari), sedangkan aku adalah penguasa daerah siang, ayo kembalikan ” ..
“Ooh Bulano, benarkah itu ?” kata Bumi Pertiwi jadi sedih…
“ EEEeee enggak kok, berani sumpah deh… Mataharing bo’ong tuh”…
Karena rasa kecewa yang mendalam akhirnya Bumi meninggalkan Bulano dan Mataharing. Bulano dan Mataharing tak mampu mencegahnya.
“ Hei Bulano kau jangan coba-coba macarin Bumi Pertiwi, dia milikku…..” kata Mataharing marah..
“Hohoho, ternyata kau juga suka sama Bumi Pertiwi, gak bisa, dia lebih suka aku daripada kamu, karena setiap malam aku yang menjaganya”..
“ Enak aja, aku yang saban hari menemaninya, maka pastilah dia lebih mencintaiku..” kata Mataharing gak mau kalah.
Akhirnya Bulano dan Mataharing menyatakan perang dan permusuhan terjadi bertahun-tahun lamanya, sedangkan Bumi tidak ada yang memperhatikan, Bumi jadi jelek, kurus, kotor, dan hampir mati.
Mengetahui hal ini, Sang Pencipta menciptakan 8 (delapan) Ratu banyaknya supaya Raja Bulano dan Raja Mataharing dapat memilih diantaranya sehingga melupakan cinta mereka kepada Ratu Bumi Pertiwi dan kembali melaksanakan tugas mereka masing-masing yaitu menjaga kesucian Ratu Bumi. Kedelapan Ratu tersebut adalah Ratu Merkurina Wati, Venusa Devi, Marsiah, Jupiterani, Saturnisa Joli, Urani Sri, Neptuna Kajol dan Pluta Sari. Mereka semua tidak kalah cantiknya dengan Bumi. Namun Bulano dan Mataharing sudah cinta mati dengan Bumi, dan setiap kali mereka berperang, entah mengapa Bumi selalu muntah Larva, karena pusing Tsunami dan Magg Putting Beliung. Bumi sedang sakit parah.
Bulano dan Mataharing sama-sama tidak mau mengalah bahkan ketika mendapatkan peringatan dari Sang Pencipta, keduanya ‘ngeyel’ dan ngotot bahkan tidak takut diambil nyawanya oleh Sang Pencipta, namun Sang Pencipta tidak melakukan itu karena nyawa Bumi bisa ikut terancam mati.
“ Wahai Bulano dan Mataharing, apakah kalian tidak mau berhenti berperang?? Padahal telah Aku ciptakan delapan mahluk lain pengganti Bumi untuk kalian ?” Suara Sang Pencipta menggema seisi jagad raya.
“Wahai Sang Pencipta, sungguh kami tidak bisa pindah kelain hati, apapun yang terjadi ”..Kata Bulano
“Engkaulah yang mengkaruniakan rasa cinta ini kepada kami, maka kami tidak akan menghianatinya”, tambah Mataharing.
“ Wahai Bulano dan Mataharing, kalian tidak mengetahui rahasia cinta yang kuberikan untukmu, jika kamu mengerti maka kamu bisa bersanding dengan Bumi. Namun Aku tahu kalian tidak akan mampu memahaminya…” ,
Lalu Sang Pencipta menciptakan Raja Langitung, seketika..
“ Wahai Bulano dan Mataharing, inilah Raja Langitung yang akan mengawasi tugasmu,dialah yang akan menjaga Bumi dari kerusakan yang kalian lakukan, dan janganlah mencoba kekuatan dengannya karena dia Kuberikan kekuatan 7 kali lipat dari kalian berdua.” Firman Sang Pencipta..
Begitu gagahnya sang Raja Langitung, ketika melihat isi hati Bulano dan Mataharing yang nampak cemburu akan kehadirannya, maka sang Raja Langitung mengeluarkan Petir yang menggelegar dan menampakkan keperkasaannya yang membuat Raja Bulano dan Raja Langitung gentar dan ketakutan.
Dengan kekuatan Langitung akhirnya Bulano dan Mataharing tunduk dan menerima perintah dari Raja Langitung untuk menjaga jarak dengan Bumi dan kembali menjaga Ratu Bumi dibawah pengawasan Raja Langitung walaupun kadang-kadang Bulano dan Mataharing saling bertengkar yang mengakibatkan gerhana matahari dan bulan. Lambat laun Bumi Pertiwi pun menjadi sehat kembali, karena selalu dilindungi Langitung dengan awannya yang meneduhkan dari panasnya sang Mataharing yang terbakar hatinya, dan dilindungi Langitung dengan cahaya bintangnya dari kegelapan hati sang Bulano.
Itulah Bumi Pertiwi, yang kemudian melahirkan banyak mahluk diantaranya adalah Manusia, itulah Ratu Bumi yang kita sebut dengan Ibu Pertiwi.
Akan kah kita mendurhakainya?? Tegakah kita memperkosanya ?
Beberapa dari anaknya telah melakukannya, namun sang Ibu Bumi masih bersabar karena masih ada anaknya yang ikut serta menjaga dan memerangi saudaranya yang durhaka walaupun terkadang Raja Bulano dan Raja Mataharing memberikan hukuman tanpa seizin Ibu Pertiwi, namun hal ini dimaklumi Langitung karena rasa cinta mereka pada Bumi yang belum hilang sampai hari kiamat kelak. Namun jika anaknya yang baik dan penurut ini telah habis dan tinggal anaknya saja yang durhaka, maka tunggulah kemurkaan Ibu Bumi, dia akan mengadu kepada Raja Langitung yang kekuatannya 7 kali lipat dari kekuatan Bulano dan Mataharing.
13:2. Allah-lah Yang meninggikan Langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, dan menundukkan Matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah swt mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu
14:33. Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang.
21:33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
29:61. Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar).